IndoBD - Indonesia Business Directory
  Exchange Rate

  USD = Rp. 9410   EUR = Rp. 13184
  GBP = Rp. 15233   CHF = Rp. 9030
  HKD = Rp. 1248   SGD = Rp. 6740
last update on 28 January 2010 16:44:51 
IndoBD - Indonesia Business DirectoryIndoBD - Indonesia Business DirectoryIndoBD - Indonesia Business DirectoryIndoBD - Indonesia Business DirectoryIndoBD - Indonesia Business DirectoryIndoBD - Indonesia Business Directory
News Search :   
 Title    Article
Share |
BUSINESS NEWS
The Seven Brothers Kuasai Transaksi Bursa  (19 November 2009)

Setelah sempat kehilangan gairah di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada waktu kemarin, tak heran bila Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung bergerak dalam kisaran kecil. Walaupun begitu, 18 November 2009 kemarin, volume transaksi di lantai bursa sempat melambung mencapai 7,8 miliar saham.

Adapun dalam hal ini terdapt tujuh perusahaan  Grup Bakrie mendominasi perdagangan bursa saham dengan volume transaksi bursa, kemarin Sedangkan dari sisi nilai mencapai Rp 1,56 triliun atau 34,78% dari total nilai transaksi BEI. Ini terlihat dari data berikut yang merupakan Grup Bakrie antara lain, Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 1,94% menjadi Rp 2.625 per saham, saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) meningkat 1,05% jadi Rp 96 per saham, harga saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) naik 0,68% ke posisi Rp 146 per saham, dan harga saham PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) menguat 3,9% jadi Rp 800 per saham. Harga saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melonjak paling tinggi sebesar 8,05% menjadi Rp 188 per saham. Sedangkan harga saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) tetap di Rp 290 per saham.

Menurut Kepala Riset Batavia Prosperindo Suherman Santikno, disebabkan karena adanya sentiment positif dari Grup Bakrie yaitu hasil dari negosiasi divertasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang member peluang Grup Bakrie ikut menguasai saham NNT dalam jumlah besar. Dan NNT merupakan cadangan emas kedua setelah cadangan milik Freeport. Sehingga menimbulkan pemikiran jika Grup Barie akan mendapatkan peningkatan pendapatan jika ikut memiliki aset sebesar NNT. Adapun dilihat harga saham Grup Bakrie, terutama BUMI, menguat karena faktor technical rebound. Maklum, dalam tiga pekan terakhir, harga saham Grup Bakrie terus terkoreksi.

Menurut Senior Vice President Hubungan Investor BUMI Dileep Srivastava menyatakan, saham NNT merupakan aset yang menarik bagi Multicapital. "Kami melihat aset itu berharga dan akan membantu mereka mendapatkannya,". Adapun dianggap posisi BUMI saat ini seperti kasir bagi aksi korporasi Grup Bakrie. "BUMI perusahaan publik, setiap dana yang keluar harus dipertanggungjawabkan,"

Di sisi lain, beredar kabar UNSP telah mengambil alih tagihan piutang berikut aset Grup Domba Mas. Anak usaha Grup Bakrie ini berhasil menyisihkan para pesiang lainnya untuk mendapatkan perusahaan perkebunan yang sedang terlilit kredit macet US$ 500 juta di Bank Mandiri.

Tapi, Sekretaris Perusahaan UNSP Fitri Barnas bilang, UNSP tidak pernah memberikan pernyataan telah menjadi pembeli Domba Mas ataupun berperan sebagai pemimpin konsorsium yang berniat mengakuisisi perusahaan itu. Sedangkan Senior Vice President Credit Recovery II Grup Bank Mandiri Henry Sihotang mengatakan, ada investor asing serius ingin membeli Domba Mas. Mandiri berharap, proses negosiasi tersebut akan rampung pada akhir tahun ini.

 

(Sumber : Kontan, 19 Nopvember 2009)
© 2009 - IndoBD