|
Awal Pekan, IHSG Terhempas (14 December 2009)
|
Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali terkoreksi di awal perdagangan hari pertama di pekan ini. Sentimen negatif bursa Asia, disinyalir menjadi pemicunya. IHSG turun 9,77 poin (0,39 persen) ke level 2.509,32 pada awal transaksi Senin, 14 Desember 2009. Pada pra pembukaan (pre-opening) tadi, indeks stagnan di posisi 2.519,10. Menurut Robin Setiawan, analis sekuritas di Jakarta, IHSG terhempas ke teritori negatif di pagi ini terpicu sentimen pelemahan sebagian besar bursa regional Asia. "Meski, Dow Jones positif di akhir pekan lalu, tidak direspon menguatnya indeks Asia," kata dia kepada VIVAnews di Jakarta, hari ini. Kendati demikian, dia memproyeksikan, indeks di awal pekan ini masih berpeluang menguat kembali. Sebab, dari sisi teknis terlihat posisi IHSG berada di tren positif (bullish trend). Bursa Asia saat IHSG dibuka juga bergerak negatif. Indeks Hang Seng terkoreksi 303,82 poin (1,39 persen) di posisi 21.598,29, Nikkei 225 melemah 76,99 poin atau 0,76 persen ke level 10.030,88, dan Straits Times turun 6,81 poin (0,24 persen) menjadi 2.793,94. Sedangkan bursa Wall Street pada perdagangan Jumat sore waktu New York, atau Sabtu dini hari WIB kembali variatif. Indeks harga saham Dow Jones menguat 65,67 poin (0,63 persen) menjadi 10.471,50, indeks harga saham indikator Standard & Poor's 500 naik 4,06 poin atau 0,37 persen ke level 1.106,41, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq turun 0,55 poin (0,03 persen) di posisi 2.190,31. Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang pada perdagangan kemarin ditutup menguat di posisi Rp 2.575, pagi ini dibuka turun Rp 50 (1,94 persen) ke level Rp 2.525.
|
| (Sumber : www.vivanews.com, Senin, 14 Desember 2009) |
|
|